Rabu, 29 Maret 2017

karakter ketidak pedulian



Karakter ketidak pedulian

 

Karakter terburuk dari orang adalah ketidak pedulian, karena ketidak pedulian mencerminkan tidak ada kasih didalam orang tersebut. Kita tahu Yesus selalu mengingatkan kita melalui firmannya untk terus memberikan kasih. “Kasihilah Tuhan Allah mu dengan segenap hidupmu,......”  dan “Kasihilah sesamu manusia, seperti dirimu sendiri”
Ketidak pedulian yang pertama yaitu,
1.      Ketidak pedulian atas rencana dan teguran Tuhan
2.      Ketidak pedulian terhadap keluarga
3.      Ketidak pedulian terhadap tanggung jawab diri sendiri
4.      Ketidak pedulian terhadap orang sekitar
5.      Ketidak pedulian terhadap orang-orang yang membutuhkan
Sering sekali kehidupan kita dirasuki rasa ketidak pedulian, menjauhkan diri dari kasih dan sumber kasih itu sendiri, yang membuat kita semakin tumbuh dalam terhadap rasa ketidak pedulian. Paulus pernah berkata “sekalipun aku dapat berkata-kata,berbuat apapun jika aku tidak memiliki kasih aku sama saja seperti gong yang berbunyi”
Paulus begitu tegas mengatakan hal tersebut, dia menegaskan kehidupan orang kristen haruslah dengan kasih, menurut saya itulah yang menjadi pembeda orang kristen dengan orang yang beragama lain. Bagaimana seharusnya sikap kita sebagai orang kristen yang mengenal kasih itu ? . sudah seharusnya kita menjadi pelaku kasih tersebut, melatih perkataan dan tindakan yang membawa berka bagi sekitar, menjadi terang ditengah kegelapan dunia ini. Kita sebagai mahasiswa dimanapun kita ditempatkan Tuhan, percayalah Tuhan memberikan kasih itu kepada kita agar kita bisa menjadi perpanjangan tangan-Nya. Ditengah-tengah studi kita masihkah kita melakukan kasih walaupun kita sering merasa ketidak adilan, diasingkan dan bahkan tidak dianggap.
“justru karena ketidak adilan, diasingkan,diajuhi bahkan tidak di anggap, disanalah kasih itu harus kita berikan. Agar mereka melihat kasih anak Tuhan nyata di dalam kita, jauhi rasa ketidak pedulian”


Ketidak pedulian datang karena
1.      Sifat malas dan tidak mau repot
2.      Pendidikan yang keliru
3.      Karakter masa bodo
Sungguh hal tersebut menjadi penghalang bagi kita khususnya saya yang sering melakukan hal tersebut. Membiarkan diri kuasa iblis bekerja dan menggunakan tubuh kita untuk pekerjaan yang sia-sia. Ingin ditolong tetapi tidak mau menolong, ingin dikasih tapi tidak mau mengasihi, malas menegur teman yang salah karena merasa itu bukan urusan kita dan tidak mau merepotkan diri.
      Pendidikan yang keliru ketika kita kecil menjadi perhatian khusus disini, kita sering mendengar orangtua berkata “ habisin makanannya, jangan bagi-bagi sama teman nanti dikelas” sungguh hal itu menjadi salah satu perusak karakter pribadi seseorang. Mengajarkan ke egoisan dari kecil.
Masa bodo dengan lingkungan sekitar, kita sering berkata “bodo amat, hidup-hidupnya dia, ngapain kita urusin” hal tersebut sama saja dengan menjauhkan diri kita dari pekerjaan kasih yang akan Tuhan berikan. Karena Tuhan ingin memakai kita untuk membawa terang, membawa orang yang belum percaya menjadi percaya.
Maka dari itu teman-teman sekalian, pekalah dan pedulilah akan perkerjaan yang akan Tuhan percayakan kepada kita, jangan menjauhka diri. Saling mengasihi, tolong menolong dan bersyukur dengan apa yang kita punya.
“Kita menangis ketika kita tidak punya sepatu baru, coba lihatlah orang yang tidak punya kaki” mengerti ?????
“Dengan menolong kita akan ditolong”
“kita menolong karena Tuhan terlalu baik akan hidup kita, bukan karena kita ingin ditolong”
Dampak negatif dari rasa ketidak pedulian :
1.      Hidup kita menyebalkan bagi orang lain
2.      Hidup kita tidak diperhatikan ketika kita dalam kesusahan
3.      Hidup kita tidak mendapatkan manfaat yang positif
4.      Kita menjauhka diri dari berkat-berkat Tuhan
Apakah kehadiran kita diharapkan oleh orang lain ?, apakah kehadiran kita membawa berkat bagi lingkungan sekitar ? dengan tindakan,tutur kata atau pemikiran kita apakah membawa suatu berkat ? pertanyaan diatas sudah seharusnya kita renungkan, dengan begitu kita akan sadar arti dari kehidupan kita bagi lingkungan sekitar.
 “jangan tanya apa yang kita dapatkan dari lingkungan sekitar, tetapi apa yang sudah kita berikan atau lakukan bagi lingkungan sekitar”
Perbuatlah demikian agar lingkungan dimana kita berada di situ terpancara kasih dan berkat Tuhan dalam diri kita. “Yesus datang kedunia bukan untuk dilayani, melainkan melayani” “siapa yang hendak menjadi terbesar diantara kamu, hendaklah dia menjadi pelayanmu” “yang terbesar di antara kamu hendaklah menjadi sebagai yang paling muda dan pemimpin sebagai pelayan” perkataan-perkataan Yesus kiranya boleh merubah hidup kita.
“ saat kita peduli dengan sesama, berkat Tuhan tercurah dalam diri kita “

Syalom
Semoga memberkati, I JESUS YOU

Tidak ada komentar:

Posting Komentar